Faktor-Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerusakan lingkungan hidup yang palingn parah, baik itu kerusakan yang alami maupun kerusakan yang disebabkan oleh ulah tangan-tangan manusia. Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang sangat bahaya yang bisa mengancam kelangsungan hidup manusia karena kita tidak bisa hidup tanpa alam ini. dan inilah berbagai macam faktor penyebab kerusakan lingkungan hidup di Indonesia ini:

Banjir JakartaSumber Gambar dari Flickr

1. Letusan Gunung Berapi, saat terjadi letusan memang akan menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat parah, tapi setelahnya tanah sekitar gunung tersebut akan subur

2. Gempa Bumi, bencana ini bisa menyebabkan kerusakan yang sangat parah, bangunan hancur, jalan rusak, dan lain sebagainya seperti gempa yang melanda Padang tahun 2009.

3. Banjir, kejadian ini seringkali menerpa banyak kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung dan kota-kota lainnya. Banjir menyisakan kerusakan lingkungan dimana-mana.

4. Tanah Longsor, kerusakan yang diakibatkan oleh tanah longsor terbilang banyak seperti kerusakan pada struktur tanah, lahan pertanian, bangunan-banguan, infrastruktur, dll.

5. Badai Angin, peristiwa ini terbilang amat sering terjadi di Indonesia, Kerusakan yang ditimbulkan antara lain rusaknya lahan pertanian, tumbangnya pohon-pohon, dll.

6. Kemarau Berkepanjangan, bencana ini tidak hanya membuat kerusakan lingkungan hidup tetapi juga bisa mengancam keberadaan umat manusia karena kelaparan dan kehauasan.

7. Pencemaran Lingkungan, kasus-kasus pencemaran lingkungan yang terjadi sebelum-sebelumnya telah menyebabkan kerusakan lingkungan terutama pada ekosistem air.

8. Degradasi Lahan, kondisi ini bisa menyebabkan bencana alam lainnya seperti banjir dan tanah longsor. Perlu diingat bahwa degradasi lahan di Indonesia tergolong cepat.

9. Perburuan Liar, jika hal ini dibiarkan terus menerus maka keanekaragaman hayati kita semakin berkurang yang bisa berdampak pada kerusakan ekosistem dan lingkungan hidup.

10. Membuang Sampah Sembarangan, prilaku tidak baik ini bisa menyebabkan bencana alam banjir dan kerusakan pada tanah sehingga tanah tidak lagi subur.

Bagaimana Cara Melestarikan Lingkungan Hidup di Indonesia?

Kelestarian lingkungan hidup di Indonesia merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara Indonesia. Lalu, bagaimana cara kita agar bisa berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkupan hidup di Indonesia? Ada banyak cara sederhana yang bisa kita lakukan, adapula cara-cara yang hanya bisa dilakukan pihak-pihak yang memiliki kewenangan seperti Pemerintah. dan inilah cara-cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di Indonesia:

Lingkungan HidupSumber Gambar dari Flickr

1. Menanam Pohon, ini adalah bentuk pelestarian alam yang banyak dilakukan dewasa ini di Indonesia, baik oleh pemerintah, pihak swasta, organisasi-organisasi maupun masyarakat.

2. Bersepeda, selain dapat menyehatkan tubuh bersepeda juga merupakan bentuk cinta terhadap lingkungan alam karena sepeda tidak mengeluarkan gas emis yang berbahaya.

3. Menggunakan Transportasi Publik, ini juga bentuk pro lingkungan karena gas emisi yang dihasilkan transportasi publik lebih sedikit ketimbang kendaraan pribadi.

4. Membuat Regulasi, ini merupakan tanggung jawab pemerintah baik yang berada dipusat maupun daerah. Kebijakan pro lingkungan harus tegas dan bisa diimplemetasikan.

5. Menggunakan Energi Secara Wajar, semakin sedikit kita menggunakan energi listrik semakin sedikit gas emisi yang diterbangkan ke atmosfer, so gunakan listrik dengan wajar.

6. Daur Ulang Sampah, menggunakan produk daur ulang adalah cara kita mencintai lingkungan karena sampah yang tertimbun ditanah dapat merusak kesuburan tanah.

7. Reklamasi Pantai, cara ini dilakukan dengan menanam tanaman bakau disekitar pesisir pantai, ini sangat baik untuk menjaga kelestarian flora dan fauna dipesisir pantai.

8. Membuat Cagar Alam dan Hutan Lindung, ini merupakan cara agar flora dan fauna Indonesia tetep terjaga kelestariannya dilingkungan dan habitatnya masing-masing.