Macam-macam Bencana Alam di Indonesia

Indonesia adalah negara yang termasuk sering ditimpa bencana alam, kejadian-kejadian tersebut tentu membuat kita terhanyut dalam kesedihan. Tetapi kalau kita mencermati lebih dalam, bencana alam yang menerpa kita bukan hanya kehendak alam saja, melainkan juga akibat ulah tangan-tangan jahil manusia. Dan inilah berbagai macam bencana alam di Indonesia.

Bencana Alam di IndonesiaSumber Gambar dari Flickr

1. Tsunami, bencana alam tsunami seringkali melanda daerah-daerah pesisir Indonesia. Kejadian tsunami terbesar di Indonesia terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 yang melanda Provinsi Nagroe Aceh Darussalam dan wilayah pesisir Sumatera bagian barat.

2. Gempa bumi, daerah-daerah di Indonesia terbilang cukup sering ditimpa bencana alam gempa bumi baik itu gempa vulkanik maupun gempa tektonik. Beberapa gempa bumi yang menelan korban jiwa diantaranya gempa Jogja (2006) dan gempa Padang (2009).

3. Banjir, bencana alam ini merupakan salah satu problematika besar diberbagai kota di Indonesia, tidak terkecuali kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta dan Bandung. Banjir besar yang terjadi di Indonesia diantaranya banjir Jakarta (2007) dan Banjir Bandung (2012).

4. Gunung Meletus, Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki banyak gunung, jadi mau tidak mau kita harus siap dengan kejadian alam gunung meletus. Peristiwa gunung meletus terbesar di Indonesia salah satunya adalah letusan Gunung Krakatau tahun 1883.

5. Tanah Longsor, kejadian ini termasuk yang sering terjadi di Indonesia terlebih ketika musim penghujan tiba. Penyebabnya utamanya adalah alih fungsi lahan dan hutan gundul. Kejadian tanah longsor terbesar salah satunya terjadi di Jawa Barat tahun 2005 silam.

6. Badai Topan, letak Indonesia yang berada didaerah tropis seringkali terkena badai seperti Badai Vemei tahun 2001 dan Badai Haiyan tahun 2013 (walaupun itu hanya ekor badai saja). Badai bisa menyebabkan kerusakan sarana dan prasarana serta fasilitas-fasilitas umum.

7. Wabah Penyakit, bencana alam ini tidak kalah mengkhawatirkannya dengan bencana-bencana alam yang telah disebutkan sebelumnya. Contoh wabah penyakit yang pernah menyerang Indonesia antara lain AIDS, kolera, kaki gajah, malaria, cacar, dan lain-lain.

Advertisements

Faktor-Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerusakan lingkungan hidup yang palingn parah, baik itu kerusakan yang alami maupun kerusakan yang disebabkan oleh ulah tangan-tangan manusia. Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang sangat bahaya yang bisa mengancam kelangsungan hidup manusia karena kita tidak bisa hidup tanpa alam ini. dan inilah berbagai macam faktor penyebab kerusakan lingkungan hidup di Indonesia ini:

Banjir JakartaSumber Gambar dari Flickr

1. Letusan Gunung Berapi, saat terjadi letusan memang akan menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat parah, tapi setelahnya tanah sekitar gunung tersebut akan subur

2. Gempa Bumi, bencana ini bisa menyebabkan kerusakan yang sangat parah, bangunan hancur, jalan rusak, dan lain sebagainya seperti gempa yang melanda Padang tahun 2009.

3. Banjir, kejadian ini seringkali menerpa banyak kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung dan kota-kota lainnya. Banjir menyisakan kerusakan lingkungan dimana-mana.

4. Tanah Longsor, kerusakan yang diakibatkan oleh tanah longsor terbilang banyak seperti kerusakan pada struktur tanah, lahan pertanian, bangunan-banguan, infrastruktur, dll.

5. Badai Angin, peristiwa ini terbilang amat sering terjadi di Indonesia, Kerusakan yang ditimbulkan antara lain rusaknya lahan pertanian, tumbangnya pohon-pohon, dll.

6. Kemarau Berkepanjangan, bencana ini tidak hanya membuat kerusakan lingkungan hidup tetapi juga bisa mengancam keberadaan umat manusia karena kelaparan dan kehauasan.

7. Pencemaran Lingkungan, kasus-kasus pencemaran lingkungan yang terjadi sebelum-sebelumnya telah menyebabkan kerusakan lingkungan terutama pada ekosistem air.

8. Degradasi Lahan, kondisi ini bisa menyebabkan bencana alam lainnya seperti banjir dan tanah longsor. Perlu diingat bahwa degradasi lahan di Indonesia tergolong cepat.

9. Perburuan Liar, jika hal ini dibiarkan terus menerus maka keanekaragaman hayati kita semakin berkurang yang bisa berdampak pada kerusakan ekosistem dan lingkungan hidup.

10. Membuang Sampah Sembarangan, prilaku tidak baik ini bisa menyebabkan bencana alam banjir dan kerusakan pada tanah sehingga tanah tidak lagi subur.

Pembagian Waktu di Indonesia

Berdasarkan letak astronomisnya, Indonesia terbentang dari 95⁰ Bujur Timur hingga 141⁰ Bujur Timur, berarti panjang (garis bujur) Indonesia secara keseluruhan mencapai 46⁰. Menurut teori tiap 15⁰ garis bujur memiliki satu zona waktu berarti Indonesia memiliki tiga zona waktu. Dan inilah pembahasan singkat mengenai ketiga zona waktu di Indonesia:

Pembagian Waktu di IndonesiaSumber Gambar dari Flickr

1. Waktu Indonesia Barat (WIB)

Zona Waktu Indonesia bagian Barat atau yang biasa disingkat dengan WIB memiliki perbedaan waktu tujuh jam dengan Greenwich Mean Time (GMT), artinya jika di Inggris sana menunjukan pukul 12 malam berarti di Jakarta menunjukan pukul 7 pagi. Daerah-daerah yang masuk zona waktu WIB antara lain seluruh provinsi di Sumatera dan Java serta dua provinsi di Kalimantan yaitu Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

2. Waktu Indonesia Tengah (WITA)

Zona Waktu Indonesia bagian Tengah atau yang biasa disingkat dengan WITA memiliki perbedaan waktu delapan jam dengan Greenwich Mean Time (GMT), artinya jika di Inggris sana menunjukan pukul 12 malam berarti di Denpasar menunjukan pukul 8 pagi. Daerah-daerah yang masuk zona waktu WITA antara lain Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali, NTB, NTT, dan seluruh provinsi di Pulau Sulawesi.

3. Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT)

Zona Waktu Indonesia bagian Timur atau yang biasa disingkat dengan WIT memiliki perbedaan waktu sembilan jam dengan Greenwich Mean Time (GMT), artinya jika di Inggris sana menunjukan pukul 12 malam berarti di Jayapura menunjukan pukul 9 pagi. Daerah-daerah yang masuk zona waktu WITA antara lain Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, dan juga Papua Barat.

Kondisi Fisik, Wilayah, dan Penduduk Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia yang memiliki belasan ribu pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Selain itu, keunikan Indonesia lainnya ada pada letak astronomis dan geografisnya yang tentu berbeda dengan negara-negara lain. Indonesia juga dikenal kaya akan keanekaragaman flora faunanya, sumber daya alamnya, penduduknya, budayanya dan masih banyak lagi. Dan inilah pembahasan mengenai kondisi fisik, wilayah dan penduduk Indonesia.

IndonesiaSumber Gambar dari Flickr

– Letak Astronomis Indonesia dan Pengaruhnya

Menurut letak astronomisnya, Indonesia berada di 6° LU – 11° LS dan 95° BT – 141° BT. Hal itu menyebabkan Indonesia beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi. Selain itu Indonesia juga terbagi menjadi 3 zona waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Tengah (WIT).

– Letak Geografis Indonesia dan Pengaruhnya

Berdasarkan letak geografisnya, Indonesia berada diantara dua benua (Asia dan Australian) serta diantara dua samudera (Pasifik dan Hindia). Oleh sebab itu, Indonesia sangat diuntungkan dengan keadaan seperti ini karena Indonesia berada ditengah-tengah jalur perdangan (ekonomi) dunia.

– Flora dan Fauna di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terlengkap didunia setelah Brazil dengan Amazonnya. Hebatnya, Indonesia tidak hanya memiliki kelengkapan keanekaragaman hayati didarat saja, melainkan juga didalam (bawah) laut. Ini merupakan nikmat dari Tuhan YME yang harus kita syukuri bersama.

– Sumber Daya Alam Indonesia

Dunia sudah mengetahui bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan akan sumber daya alamnya. Sumber-sumber daya alam Indonesia ini dijadikan komoditas ekspor untuk meningkatkan devisa negara demi menciptakan kesejahteraan masyarakat. Contoh sumber daya alam Indonesia antara lain sawit, kopi, teh, ikan, udang, batu-bara, nikel, dll.

– Heterogenitas Penduduk Indonesia

Masyarakat Indonesia itu heterogen artinya berbeda-beda, meskipun demikian kita adalah satu Indonesia yang berbhinneka tunggal ika. Indonesia memiliki ratusan suku bangsa dengan ras yang berbeda yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Perbedaan ini harus menjadikan kita semakin bersatu-padu bukan bercera-berai.

Inilah 10 Pulau Paling Besar di Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, menurut data yang ada jumlah pulau di Indonesia lebih dari 17 ribu pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. 17 ribu pulau yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia tentu saja ada pulau-pulau yang besar dan ada pulau-pulau yang kecil. Dan inilah 10 pulau paling besar yang berada diwilayah Indonesia.

Peta KalimantanSumber Gambar dari Flickr

1. Pulau Kalimantan, pulau yang dikenal dengan sebutan Borneo ini merupakan pulau terbesar di Indonesia dengan luas wilayah (Indonesia saja) mencapai 539.460 km².

2. Pulau Sumatera, pulau yang berada disebelah barat ini merupakan pulau terluas ke-2 di Indonesia, luas wilayahnya mencapai 443.066 km² yang terbentang dari utara ke selatan.

3. Pulau Papua, pulau yang berada diwilayah paling timur Indonesia ini memiliki luas wilayah (indonesia saja) 421.981 km² yang menjadikannya pulau terbesar ke-3 di Indonesia.

4. Pulau Sulawesi, pulau yang terkenal dengan nama Celebes ini merupakan pulau terbesar urutan ke-4 di Indonesia dengan luas wilayah yang mencapai 180.681 km².

5. Pulau Jawa, pulau terpadat di Indonesia ini merupakan pulau terbesar ke-5 di Indonesia. Luas wilayah sekitar 138.794 km² yang ditinggali lebih dari 60% penduduk Indonesia.

6. Pulau Timor, pulau terbesar ke-6 di Indonesia merupakan pulau yang dimiliki oleh dua negara. Luas wilayah Pulau Timor untuk wilayah Indonesia mencapai 28.418 km².

7. Pulau Halmahera, pulau ini merupakan pulau terbesar di Kepulaua Maluku dan pulau terbesar ke-7 di Indonesia dengan luas wilayah sekitar 18.040 km².

8. Pulau Seram, pulau yang berada diutara Maluku ini merupakan pulau ke-8 terluas di Indonesia dengan total luas wilayahnya yang mencapai 17.454 km².

9. Pulau Sumbawa, merupakan pulau ke-9 terbesar di Indonesia yang berada diwilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Luas wilayah Pulau Sumbawa adalah 14.386 km².

10. Pulau Flores, pulau indah disebelah tenggara Indonesia ini merupakan pulau terbesar ke-10 di Indonesia dengan luas wilayahnya yang mencapai  14.154 km².

Nama-nama Provinsi Beserta Ibukotanya Di Indonesia

Indonesia adalah negara yang luas yang terdiri dari berbagai macam provinsi. menurut data yang ada, Indonesia memiliki sekitar 34 provinsi yang tersebar dari “Sabang sampai Merauke”. Jumlah provinsi yang ada di Indonesia senantiasa berubah, pada awal kemerdekaan jumlahnya sekitar 8 provinsi dan saat ini ada sekitar 34 provinsi di Indonesia. Dan inilah nama-nama provinsi yang ada di Indonesia beserta nama-nama ibukotanya:

Peta IndonesiaSumber Gambar dari Flickr

  1. Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, beribukota di Banda Aceh.
  2. Provinsi Sumatera Utara, beribukota di Medan.
  3. Provinsi Sumatera Barat, beribukota di Padang.
  4. Provinsi Riau, beribukota di Pekanbaru.
  5. Provinsi Kepulauan Riau, beribukota di Batam.
  6. Provinsi jambi, beribukota di Jambi.
  7. Provinsi Sumatera Selatan, beribukota di Pelembang.
  8. Provinsi Bangka Belitung, beribukota di Pangkal Pinang.
  9. Provinsi Bengkulu, beribukota di Bengkulu.
  10. Provinsi Lampung, beribukota di Bandar Lampung.
  11. Provinsi Banten, beribukota di Serang.
  12. Provinsi DKI Jakarta, beribukota di Jakarta.
  13. Provinsi Jawa Barat, beribukota di Bandung.
  14. Provinsi Jawa Tengah, beribukota di Semarang.
  15. Provinsi DI Yogyakarta, beribukota di Yogyakarta.
  16. Provinsi Jawa Timur, beribukota di Surabaya.
  17. Provinsi Bali, beribukota di Denpasar.
  18. Provinsi Nusa Tenggara Barat, beribukota di Mataram.
  19. Provinsi Nusa Tenggara Timur, beribukota di Kupang.
  20. Provinsi Kalimantan Barat, beribukota di Pontianak.
  21. Provinsi Kalimantan Tengah, beribukota di Palangkaraya.
  22. Provinsi Kalimantan Utara, beribukota di Tanjung Selor.
  23. Provinsi Kalimantan Timur, beribukota di Samarinda.
  24. Provinsi Kalimantan Selatan, beribukota di Banjarmasin.
  25. Provinsi Sulawesi Barat, beribukota di Mamuju.
  26. Provinsi Gorontalo, beribukota di Gorontalo.
  27. Provinsi Sulawesi Tengah, beribukota di Palu.
  28. Provinsi Sulawesi Selatan, beribukota di Makasar.
  29. Provinsi Sulawesi Tenggara, beribukota di Kendari.
  30. Provinsi Sulawesi Utara, beribukota di Manado.
  31. Provinsi Maluku, beribukota di Ambon.
  32. Provinsi Maluku Utara, beribukota di Sofifi.
  33. Provinsi Papua, beribukota di Jayapura.
  34. Provinsi Papua Barat, beribukota di Manokwari.