Nama-Nama Ibukota Provinsi di Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan yang begitu luas dengan lebih dari 5 juta kilometer persegi. Oleh karena itu, Indonesia menerapkan sistem desentralisasi yang membaginya kedalam beberapa provinsi. Saat ini, Indonesia terbagi menjadi 34 provinsi mulai dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam disebelah barat hingga Provinsi Papua disebelah timur dimaa tiap-tiap provinsi memiliki ibukotanya masing-masing. Dan inilah nama-nama ibukota provinsi di Indonesia:

Provinsi di IndonesiaSumber Gambar dari Flickr

  1. Banda Aceh adalah ibukota Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.
  2. Medan adalah ibukota Provinsi Sumatera Utara.
  3. Padang adalah ibukota Provinsi Sumatera Barat.
  4. Pekanbaru adalah ibukota Provinsi Provinsi Riau.
  5. Tanjung Pinang adalah ibukota Provinsi Kepulauan Riau.
  6. Jambi adalah ibukota Provinsi Jambi.
  7. Palembang adalah ibukota Provinsi Sumatera Selatan.
  8. Pangkal Pinang adalah ibukota Provinsi Bangka Belitung.
  9. Bangkulu adalah ibukota Provinsi Bengkulu.
  10. Bandar Lampung adalah ibukota Provinsi Lampung.
  11. Jakarta adalah ibukota Provinsi DKI Jakarta.
  12. Serang adalah ibukota Provinsi Banten.
  13. Bandung adalah ibukota Provinsi Jawa Barat.
  14. Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah.
  15. Yogyakarta adalah ibukota Provinsi DI Yogyakarta.
  16. Surabaya adalah ibukota Provinsi Jawa Timur.
  17. Denpasar adalah ibukota Provinsi Bali
  18. Mataram adalah ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  19. Kupang adalah ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  20. Pontianak adalah ibukota Provinsi Kalimantan Barat
  21. Palangkaraya adalah ibukota Provinsi Kalimantan Tengah
  22. Banjarmasin adalah ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.
  23. Samarinda adalah ibukota Provinsi Kalimantan Timur.
  24. Tanjung Selor adalah ibukota Provinsi Kalimantan Utara.
  25. Manado adalah ibukota Provinsi Sulawesi Utara.
  26. Mamuju adalah ibukota Provinsi Silawesi Barat.
  27. Palu adalah ibukota Provinsi Sulawesi Tengah.
  28. Makassar adalah ibukota Provinsi Sulawesi Selatan.
  29. Kendari adalah ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara.
  30. Gorontalo adalah ibukota Provinsi Gorontalo.
  31. Ambon adalah ibukota Provinsi Maluku.
  32. Ternate adalah ibukota Provinsi Maluku Utara.
  33. Manokwari adalah ibukota Provinsi Papua Barat.
  34. Jayapura adalah ibukota Provinsi Papua.

Nah itulah nama-nama ibukota provinsi di Indonesia, sudah seharusnya kita mengetahui dan mengenalnya. Kita semua tentu berharap agar sistem pemerintahan dimasing-masing provinsi di Indonesia bisa memberikan kontribusi yang positif terhadap pembangunan Indonesia.

 Source : http://www.invonesia.com/

Advertisements

Video Keindahan Bali Dalam Sebuah Pariwara

Bali sudah dikenal sebagai destinasi wisata terfavorit di Indonesia, setiap tahunnya Pulau Dewata ini dikunjungi oleh jutaan turis baik domestik maupun internesional. Bali menawarkan pantai-pantainya yang indah, pemandangan-pemandangannya yang menakjubkan, budaya-budayanya yang luhur, serta orang-orangnya yang ramah. Bali merupakan tempat yang ideal untuk menghilangkan penat setelah lama bekarja, untuk liburan bersama keluarga, untuk pertemuan bisnis, untuk bulan madu, dan untuk event-event lainnya. Video ini menggambarkan keindahan Bali dari semua sudut yang sayang kalau anda tidak menontonnya.

Nama-nama Hewan Langka yang Dilindungi Pemerintah Indonesia

Indonesia adalah salah satu dari sedikit negara yang diberkahi oleh Tuhan YME dengan keanekaragaman faunanya yang luas biasa. Namun sayangnya kita belum bisa menjaga amanah tersebut dengan sebaik-baiknya, terbukti dari banyaknya hewan-hewan di Indonesia yang menjadi langka bahkan punah. Dan inilah beberapa hewan-hewan langka yang nyaris punah di Indonesia yang dilindungi oleh Pemerintah kita:

Hewan Langka

  1. Babi Rusa, habitatnya di Sulawesi Utara.
  2. Jalak Bali, habitatnya di Sumatera, Jawa, Bali, dan Madura.
  3. Badak, habitatnya di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
  4. Banteng, habitatnya di Jawa dan Kalimantan.
  5. Komodo, habitatnya di Pulau Komodo (Flores).
  6. Burung Kasuari, habitatnya di Papua.
  7. Burung Cenrawasih, habitatnya di Papua.
  8. Burung Kakatua, habutatnya di Papua.
  9. Elang Jawa, habitatnya di Jawa.
  10. Gajah, habitatnya di Sumatera.
  11. Anoa (Sapi Hutan), habitatnya di Sulawesi.
  12. Siamang, habitatnya di Sumatera.
  13. Orangutan (Mawas), habitatnya di Sumatera Utara dan Kalimantan.
  14. Burung Merak, habitatnya di Papua.
  15. Kuskus, habitatnya di Sumatera dan Kalimantan.
  16. Tapir (Tenuk), habitatnya di Sumatera dan Kalimantan.
  17. Macan Tutul, habitatnya di Sumatera dan Jawa.
  18. Alap-alap, habitatnya di Jawa.
  19. Penyu, habitatnya di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi.
  20. Trenggiling, habitatnya di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.
  21. Harimau Loreng, habitatnya di Jawa dan Sumatera.
  22. Rangkok, habitatnya di Kalimantan.
  23. Pesut Mahakam, habitatnya di Kalimantan.

Nama-nama Bandara di Indonesia

Soekarno Hatta merupakan salah satu dari banyak nama-nama bandara di Indonesia yang paling dikenal, anda juga mengenalnya bukan? Tetapi Indonesia tidak hanya memiliki Soekarno Hatta saja, ada banyak bandara di Indonesia baik itu bandara kecil maupun besar. Bandara merupakan sarana penting bagi transportasi udara, dan inilah nama-nama bandara di Indonesia:

BandaraSumber Gambar dari Flickr

  1. Bandara Abdurrachman Saleh Berada di Kota Malang.
  2. Bandara Adi Sucipto Berada di Kota Yogyakarta.
  3. Bandara Adi Sumarno Berada di Kota Surakarta.
  4. Bandara Ahmad Yani Berada di Kota Semarang.
  5. Bandara Astanajapura Berada di Kota Cirebon.
  6. Bandara Atang Senjaya Berada di Kota Bogor.
  7. Bandara Babullah Berada di Kota Ternate.
  8. Bandara Bintan Berada di Pulau Bintan.
  9. Bandara Brangbiji Berada di Kota Sumbawa Besar.
  10. Bandara Branti Berada di Kota Bandar Lampung / Teluk Betung.
  11. Bandara Bukuh Tumbang Berada di Kota Tanjungpanda,
  12. Bandara Dabo Berada di Kota Singkep.
  13. Bandara El Tari Berada di Kota Kupang.
  14. Bandara H. Asan Berada di Kota Sampit.
  15. Bandara Halim Perdana Kusuma Berada di Kota Jakarta.
  16. Bandara Hang Nadim Berada di Kota Batam.
  17. Bandara Hasanudin Berada di Kota Ujung Pandang.
  18. Bandara Husein Sastranegara Berada di Kota Bandung.
  19. Bandara Iskandar Berada di Kota Pangkalan Bun.
  20. Bandara Iswahyudi Berada di Kota Madiun.
  21. Bandara Japura Berada di Kota Rengat.
  22. Bandara Juanda Berada di Kota Surabaya.
  23. Bandara Kasiepo Berada di Kota Biak.
  24. Bandara Kijang Berada di Kota Tanjung Pinang
  25. Bandara Mau Hau Berada di Kota Waingapu.
  26. Bandara Mokmer Berada di Kota Biak.
  27. Bandara Mopah Berada di Kota Merauke.
  28. Bandara Mutiara Berada di Kota Palu.
  29. Bandara Ngurah Rai Berada di Kota Denpasar.
  30. Bandara Padang Kemiling Berada di Kota Bengkulu.
  31. Bandara Panarung Berada di Kota Palangkaraya.
  32. Bandara Pangkalan Air Berada di Kota Sampit.
  33. Bandara Pangkalpinang Berada di Kota Pangkalpinang.
  34. Bandara Pattimura Berada di Kota Ambon.
  35. Bandara Pinang Sore Berada di Kota Sibolga.
  36. Bandara Polonia Berada di Kota Medan.
  37. Bandara Rembiga Berada di Kota Mataram.
  38. Bandara Rendani Berada di Kota Manokwari.
  39. Bandara Sam Ratulangi Berada di Kota Manado.
  40. Bandara Selaparang Berada di Kota Ampenan.
  41. Bandara Sentani Berada di Kota Jayapura.
  42. Bandara Sepinggan Berada di Kota Balikpapan.
  43. Bandara Simpang Tiga Berada di Kota Pekan Baru / Riau.
  44. Bandara Soekarno Hatta Berada di Kota Jakarta.
  45. Bandara Sultan Badaruddin Berada di Kota Palembang.
  46. Bandara Sultan Salasuddin Berada di Kota Bima.
  47. Bandara Sultan Thaha Berada di Kota Jambi.
  48. Bandara Sungai Durian Berada di Kota Pontianak.
  49. Bandara Supadio Berada di Kota Pontianak.
  50. Bandara Sutan Iskandar Muda Berada di Kota Banda Aceh.
  51. Bandara Syamsudin Noor Berada di Kota Banjarmasin.
  52. Bandara Tabing Berada di Kota Padang.
  53. Bandara Talangbetutu Berada di Kota Palembang.
  54. Bandara Tanah Merah Berada di Kota Tanah Merah.
  55. Bandara Tarakan Berada di Kota Tarakan.
  56. Bandara Temindung Berada di Kota Samarinda.
  57. Bandara Timika Berada di Kota Tembagapura.
  58. Bandara Tjilik Riwut Berada di Kota Palangkaraya.
  59. Bandara Tolotoi Jalaluddin Berada di Kota Gorontalo.
  60. Bandara Trunajaya Berada di Kota Sumenep.
  61. Bandara Tunggul Wulung Berada di Kota Cilacap.
  62. Bandara Wamena Berada di Kota Jayawijaya.
  63. Bandara Wai Oti Berada di Kota Maumere.
  64. Bandara Wolter Monginsidi Berada di Kota Kendari.
  65. Bandara Yeffman Berada di Kota Sorong.

Nah itu lah 65 nama-nama bandara di Indonesia, sebenarnya ada lebih dari 65 bandara yang ada di Indonesia. Sebagian besar adalah bandara-bandara kecil yang digunakan untuk penerbangan perintis. Mengingat begitu pentingnya bandara bagi Indonesia, tentunya kita berharap agar kita bisa menambah jumlah bandara baik yang berskala nasional maupun internasional.

Nama-nama Sungai Di Indonesia

Kita semua tentu sudah mengetahui bahwa 2/3 luas Indonesia adalah lautan, oleh karena tentu Indonesia memiliki banyak sungai yang mengalirkan airnya ke laut. Hampir setiap pulau di Indonesia memiliki sungai, entah itu sungai kecil ataupun besar. Sungai sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, hal ini dikarenakan sungai dipakai oleh berbagai macam kegiatan seperti transportasi, acara-acara adat, hingga kegiatan ekonomi. Dan inilah nama-nama sungai di Indonesia berdasarkan abjad.

SungaiSumber Gambar dari Flickr

  • Sungai Airhitam Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Ajung Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Alalak Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Alas Berada di Provinsi Bengkulu
  • Sungai Ampang Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Anai Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Angisa Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Angkola Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Antokan Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Apu Berada di Provinsi Maluku
  • Sungai Asahan Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Ayong Berada di Provinsi Sulawesi Utara
  • Sungai Ayu Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Ayun Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Bahan Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Baharangan Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Bajulmati Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Baliem Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Bangko Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Bani Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Bantai Berada di Provinsi Bengkulu
  • Sungai Batui Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Barito Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Basai Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Batanggadis Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Batanghari Berada di Provinsi Jambi
  • Sungai Bedadung Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Belawan Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Beliang Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Bengawan Solo Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Bengkulu Berada di Provinsi Bengkulu
  • Sungai Berau Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Besitang Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Bian Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Binebase Berada di Provinsi Sulawesi Utara
  • Sungai Bodri Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Bogowonto Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Bone Berada di Provinsi Sulawesi Utara
  • Sungai Bongkal Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Brangkal Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Brantas Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Bubuh Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Bulurangtiding Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Buol Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Castelo Berada di Provinsi Maluku
  • Sungai Cegal Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Ciliwung Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Cilosari Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Cimandiri Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Cimantiung Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Cimanuk Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Cisadane Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Cisanggarung Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Citandui Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Citarum Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Ciujung Berada di Provinsi Jawa Barat
  • Sungai Comal Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Digul Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Emboko Berada di Provinsi NTT
  • Sungai Fai Berada di Provinsi NTT
  • Sungai Gaung Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Geumpang Berada di Provinsi DI Aceh
  • Sungai Girirang Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Glagah Berada di Provinsi DI Yogyakada
  • Sungai Gurakara Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Haruan Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai lpuh Berada di Provinsi Bengkulu
  • Sungai Jamal Berada di Provinsi NTT
  • Sungai Jangklok Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Jelai Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Jeneberang Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Jepara Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Jujuhan Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Kahayan Berada di Provinsi Kalimantan Tengah
  • Sungai Kalanaman Berada di Provinsi Kalimantan Tengah
  • Sungai Kambas Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Kanjiji Berada di Provinsi NTT
  • Sungai Kampar Kanan Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Kampar Kiri Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Kampu Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Kamundan Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Kapuas Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Karana Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Katingan Berada di Provinsi Kalimantan Tengah
  • Sungai Kayan Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Ketahun Berada di Provinsi Bengkulu
  • Sungai Ketanan Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Klampis Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Komering Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Konoweha Berada di Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Sungai Kruet Berada di Provinsi DI Aceh
  • Sungai Kuantan/Indragiri Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Kurambu Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Labandia Berada di Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Sungai Laini Berada di Provinsi Sulawesi Utara
  • Sungai Lakitan Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Lalindu Berada di Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Sungai Lamandau Berada di Provinsi Kalimantan Tengah
  • Sungai Lamongan Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Landak Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Lasolo Berada di Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Sungai Lematang Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Lingeh Berada di Provinsi NTT
  • Sungai Lorentz Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Lusi Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Madiun Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Mahakam Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Malang Berada di Provinsi DKI Jakarta
  • Sungai Malasa Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Mandar Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Maraju Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Maraleng Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Marikrubu Berada di Provinsi Maluku
  • Sungai Martapura Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Masiulang Berada di Provinsi Maluku
  • Sungai Matarombeo Berada di Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Sungai Mayu Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Melawi Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Memberamo Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Mempawah Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Mendawai Berada di Provinsi Kalimantan Tengah
  • Sungai Merauke Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Mesuji Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Mesup Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Meureudu Berada di Provinsi DI Aceh
  • Sungai Musi Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Naha Berada di Provinsi Sulawesi Utara
  • Sungai Nal Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Nalipang Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Nasal Berada di Provinsi Bengkulu
  • Sungai Negara Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Noordwese Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Ogan Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Ombilin Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Opak Berada di Provinsi DI Yogyakarta
  • Sungai Oyo Berada di Provinsi DI Yogyakarta
  • Sungai Pakerisan Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Paloh Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Palu Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Pameriliun Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Pancuran Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Pangi Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Pasaman Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Patanu Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Pawan Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Peleang Berada di Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Sungai Pemali Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Pembuang Berada di Provinsi Kalimantan Tengah
  • Sungai Peureula Berada di Provinsi DI Aceh
  • Sungai Peusangan Berada di Provinsi DI Aceh
  • Sungai Pliwis Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Polapare Berada di Provinsi NTT
  • Sungai Polgar Berada di Provinsi Sulawesi Utara
  • Sungai Poso Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Progo Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Putih Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Rambang Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Ranggos Berada di Provinsi DI Aceh
  • Sungai Ranayapu Berada di Provinsi Sulawesi Utara
  • Sungai Rawas Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Rejoso Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Reteh Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Riam Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Rissa Berada di Provinsi NTT
  • Sungai Rokan Kanan Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Rokan Kiri Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Ruate Berada di Provinsi Maluku
  • Sungai Sadong Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Saleh Berada di Provinsi Sumatra Selatan
  • Sungai Sambas Berada di Provinsi Kalimantan Barat
  • Sungai Sampean Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Sampit Berada di Provinsi Kalimantan Tengah
  • Sungai Sampolawa Berada di Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Sungai Sangiang Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Sangir Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Sang-Sang Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Sapatewa Berada di Provinsi Maluku
  • Sungai Sapulawa Berada di Provinsi Maluku
  • Sungai Sarafo Berada di Provinsi Maluku
  • Sungai Sarkam Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Seblat Berada di Provinsi Bengkulu
  • Sungai Sekampung Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Seluma Berada di Provinsi Bengkulu
  • Sungai Semah Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Senyiur Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Seputih Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Serang Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Serayu Berada di Provinsi Jawa Tengah
  • Sungai Seruyan Berada di Provinsi Kalimantan Tengah
  • Sungai Sesayap Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Siak Berada di Provinsi Riau
  • Sungai Sibundung Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Sidutan Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Sihilang Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Simpang Balek Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Simpang Kanan Berada di Provinsi DI Aceh
  • Sungai Simpang Kiri Berada di Provinsi DI Aceh
  • Sungai Sindung Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Singga Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Singkuang Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Sirantih Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Sircanden Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Sukadana Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Sumbermarijing Berada di Provinsi Jawa Timur
  • Sungai Sumbul Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Sumpel Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Tabalong Berada di Provinsi Sulawesi Utara
  • Sungai Takuwono Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Tangkok Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Tanjungaur Berada di Provinsi Bengkulu
  • Sungai Tapin Berada di Provinsi Kalimantan Selatan
  • Sungai Tarusan Berada di Provinsi Sumatra Barat
  • Sungai Telen Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Tepa Berada di Provinsi NTB
  • Sungai Tepus Berada di Provinsi DI Yogyakarta
  • Sungai Teunom Berada di Provinsi DI Aceh
  • Sungai Togorala Berada di Provinsi Maluku
  • Sungai Toili Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Tuiangbawang Berada di Provinsi Lampung
  • Sungai Tutul Berada di Provinsi Sulawesi Utara
  • Sungai Ulkuli Berada di Provinsi SuIawesi Tengah
  • Sungai Unda Berada di Provinsi Bali
  • Sungai Wahan Berada di Provinsi Kalimantan Timur
  • Sungai Waila Berada di Provinsi Di Aceh
  • Sungai Wajalu Berada di Provinsi NTT
  • Sungai Walanae Berada di Provinsi Sulawesi Selatan
  • Sungai Wampu Berada di Provinsi Sumatra Utara
  • Sungai Warenoi Berada di Provinsi Papua
  • Sungai Watumakale Berada di Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Sungai Wera Berada di Provinsi NTT
  • Sungai Wesanga Berada di Provinsi Sulawesi Tengah
  • Sungai Yalua Berada di Provinsi Maluku

Nah itulah nama-nama sungai di Indonesia, ada banyak bukan? Perlu diketahui bahwa banyak sekali sungai-sungai di Indonesia yang kotor, untuk itu kita seharusnya bisa menjaga sungai-sungai tersebut agar tetap terjaga kebersihannya. Semoga tulisan ini bisa bermanaat untuk kamu yang membacanya.

Permasalahan Pemanasan Global di Indonesia

Pemanasan global merupakan permasalahan yang tengah dihadapi dunia saat ini, termasuk juga di Indonesia. Pemanasan global membuat suhu udara dipermukaan bumi semakin lama semakin panas, dan ini membuat bumi semakin tidak nyaman untuk ditempati. Anda mungkin pernah merasakan siang hari yang begitu terik yang membuat anda tidak nyaman? Nah itulah salah satu dampak dari pemanasan global. Dan inilah pembahasan singkat mengenai pemanasan global khususnya di Indonesia.

Gambar Pemanasan GlobalSumber Gambar dari Flickr

Pengertian Pemanasan Global

Situs ensiklopedia online Wikipedia mendefinisikan pemanasan global sebagai proses meningkatnya suhu rata-rata dipermukaan bumi baik itu didarat maupun air. Penelitian menyatakan bahwa sejak awal abad ke-20, bumi ini mengalami peningkatan suhu sebesar 0,8 derajat celcius atau 1,4 derajat fahrenheit dan 2/3 peningkatannya terjadi setelah tahun 1980-an. Berarti ini menandakan bahwa semakin lama pemanasan global semakin parah.

Apa Sih Penyebab Pemanasan Global Dari Indonesia?

  1. Jumlah kendaraan bermotor yang begitu banyak dan perkembangannya yang begitu pesat di Indonesia menyebabkan laju pemanasan global di Indonesia semakin cepat.
  2. Perkembangan industri yang disertai dengan meningkatnya jumlah pabrik juga menyebabkan pemanasan global karena mengeluarkan karbon dioksida.
  3. Industri pertanian dan peternakan Indonesia juga memiliki andil terhadap pemanasan global karena mengeluarkan gas metana yang menjadi penyebab efek rumah kaca.
  4. Kerusakan hutan akibat kebakaran atau penggundulan menyebabkan banyaknya gas karbon dioksida dan hilangnya kemampuan pohon-pohon menyerap karbon dioksida.
  5. Penggunaan pupuk yang berlebihan juga menjadi sebab terjadinya pemanasan globab sebab zat dalam pupuk memiliki kandungan 300 kali lebih kuat dari karbon dioksida.

Apa Sih Dampak Pemanasan Global Bagi Indonesia?

  1. Dampak pemanasan global yang sangat terasa bagi kita adalah semakin hari bumi semakin panas dan ini membuat bumi kita semakin tidak nyaman untuk ditempati lagi
  2. Pemanasan global dapat menyebabkan meningkatkan permukaan air laut dan ini bisa membuat pulau-pulau kecil di wilayah Indonesia tenggelam.
  3. Akibat pemanasan global ini bisa menyebabkan kekeringan dan gagal panen yang bisa mengancam manusia karenan kelaparan dan kekurangan gizi.
  4. Pemanasan global bisa memberikan dampak negatif berupa terjadinya berbagai macam penyakit seperti kanker kulit, sakit jantung, serta penyakit-penyakit lainnya.
  5. Efek pemanasan global bisa mengancam keanekaragaman hayati di Indonesia karena jutaan spesies mahluk hidup bisa mati akibat pemanasan global.

Bagaimana Cara Kita Mengatasi Pemanasan global?

  1. Salah satu cara menganggulangi laju pemanasan global yang semakin hari semakin parah ini adalah dengan menanam pohon, kita bisa melakukannya dirumah.
  2. Cara lain yang juga efektif mengatasi pemanasan global adalah dengan bersepeda, selain menjaga lingkungan bersepeda juga dapat menyehatkan badan.
  3. Menggunakan kendaraan umum juga merupakan aksi nyata mengatasi pemanasan global, ini jauh lebih baik daripada menggunakan kendaraan pribadi.
  4. Menggunakan energi listik secara wajar, semakin hemat kita menggunakan listrik maka laju pemanasan global akan semakin lambat dan lingkungan akan semakin terjaga.
  5. Menggunakan AC dan Kulkas secara wajar, komponen AC dan kulkas berupa Freon menjadi sebab pemanasan global. So, pakailah AC dan kulkas seperlunya.

Penyebab dan Dampak Kebakaran Hutan di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan yang sangat luas, sayangnya hutan kita tidak dijaga dengan sebaik-baiknya sehingga setiap tahun hutan Indonesia semakin berkurang. Hal tersebut tentu merupakan suatu kerugian yang sangat besar bagi bangsa Indonesia. Dan inilah pembahasan singkat mengenai penyebab dan dampak kebakaran hutan di Indonesia.

Kebakaran HutanSumber Gambar dari Flickr

Penyebab Kebakaran Hutan di Indonesia

1. Musim kemarau yang berkepanjangan, ini membuat pohon-pohon menjadi kering sehingga mudah sekali terbakar dan cepat membesar.

2. Tersambar Petir, ketika musim kemarau pohon-pohon yang kering akan mudah terbakar ketika tersambar petir.

3. Kecerobon manusia, sebenarnya ini adalah hal sepele namun seringkali menyebabkan kebakaran hutan seperti membuang puntung rokok dikawasan hutan.

4. Alih fungsi lahan, tidak sedikit pembukaan lahan dihutan dilakukan dengan pembakaran dan ini bisa membuat kebakara hutan yang lebih besar lagi.

Dampak Kebakaran Hutan di Indonesia

1. Kebakaran hutan bisa menyebabkan proses percepatan pemanasan global, hal ini karena kebakaran hutan menghasilkan gas karbon dioksida yang begitu banyak ke atmosfer.

2. Kebakaran hutan membuat kerusakan habitat flora dan fauna, hal ini dapat membuat hewan tersebut kehilangan tempat tinggal dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

3. Kebakaran hutan menghasilkan gas karbon dioksida yang berlebih dan itu bisa menyebakan penyakit saluran pernapasan pada manusia dan bisa menyebabkan kematian juga.

4. Kebakaran hutan bisa melenyapkan potensi pendapatan Indonesia yang dihasilkan dari hasil hutan yang seharusnya bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat banyak.

5. Kebakaran hutan membuat pemerintah mengeluarkan uang dengan jumlah yang banyak untuk menghentikannya dan hal itu tentu saja merupakan suatu pemborosan.