Inilah 10 Sungai Paling Panjang di Indonesia

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, sungai merupakan urat nadi kehidupan karena memiliki banyak sekali fungsi antara lain sebagai tempat perdagangan, aliran irigasi, jalur transportasi air, untuk perikanan, dan masih banyak lagi. Negara Indonesia memiliki banyak sungai, baik itu sungai yang alirannya panjang maupun sungai yang alirannya pendek. Dan inilah sepuluh sungai terpanjang di Indonesia:

Sungai KapuasSumber Gambar dari Flickr

1. Sungai Kapuas, dengan panjang aliran sungai yang mencapai 1.178 km sungai ini menyandang title sebagai sungai terpanjang di Indonesia dan juga di Kalimantan.

2. Sungai Mahakam, sungai yang berada diwilayah Kalimantan ini merupakan sungai terpanjang ke-2 di Indonesia dan juga Kalimantan dengan panjang mencapai 920 km.

3. Sungai Barito, sama seperti sungai Kapuas dan Mahakam, sungai Barito juga terletak di Kalimantan. Sungai terpanjang ke-3 di Indonesia ini memiliki panjang aliran 909 km.

4. Sungai Batanghari, panjang sungai ini diperkirakan mencapai 800 km dan menjadikan sungai ini menjadi sungai terpanjang di Sumatera dan ke-4 di Indonesia.

5. Sungai Musi, Sungai dengan panjang mencapai 750 km ini merupakan sungai terpanjang ke-5 di Indonesia. Sungai Musi merupakan ikon dari Kota Palembang, Sumatera Selatan.

6. Sungai Membramo, sungai yang disebut-sebut dengan Amazon-nya Indonesia ini terletak dipedalaman Papua merupakan sungai terpanjang ke-6 di Indonesia (670 km).

7. Sungai Bengawan Solo, sungai yang menjadi ikon Kota Solo ini merupakan sungai terpanjang di Jawa dan ke-7 di Indonesia dengan panjang aliran sungai 548,53 km.

8. Sungai Digul, seperti halnya Sungai Membramo, sungai ini juga terletak dipedalaman Papua. Sungai terpanjang ke-8 di Indonesia ini memiliki panjang aliran 546 km.

9. Sungai Indragiri, sungai yang mengalirkan airnya hingga ke Laut Cina Selatan ini memiliki panjang hingga 500 km yang menjadikannya sunga terpanjang ke-9 di Indonesia.

10. Sungai Kahayan, merupakan sungai terpanjang ke-10 di Indonesia yang terletak di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Sungai ini bermuara kewilayah selatan, yaitu Laut Jawa.

Advertisements

Contoh Dari Norma-norma Dalam Masyarakat Indonesia

Dalam suatu masyarakat tentu berlaku suatu peraturan-peraturan yang mengikat baik secara tertulis maupun tidak, peraturan-peraturan tersebut yang disebut dengan norma-norma. Umumnya didalam masyarakat Indonesia terdapat lima norma yang berlaku, yaitu norma agama, norma kesopanan, norma kesusilaan, dan norma hukum. Dan inilah beberapa contoh dari norma-norma yang berlaku dalam masyarakat Indonesia.

Norma HukumSumber Gambar dari Flickr

1. Norma agama, merupakan norma yang berdasarkan atas ajaran agama yang sumbernya langsung dari Tuhan YME. Norma ini sifatnya mutlak yang mengikat setiap penganut agama. Contoh dari norma agama antara lain:

  • Percaya dan yakin adanya Tuhan YME.
  • Menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.
  • Berdoa dan beribadah kepada Tuhan YME.
  • Percaya akan takdir yang diberikan kepada kita selalu baik.
  • Bersikap jujur dengan berkata sebenar-benarnya.

2. Norma kesopanan, merupakan peraturan yang berlaku umum didalam suatu masyarakat tertentu. jika melakukan pelanggaran terhadap norma kesopanan ini, maka seseorang akan mendapatkan hukuman berupa dikucilkan dari masyarakat, contohnya adalah

  • Menghormati kepada orang yang lebih tua.
  • Menghargai kepada orang yang lebih muda.
  • Berbicara lemah lembut kepada orang yang lebih tua.
  • Mendengarkan nasihat orang tua.
  • Tidak menyela ketika orang lain sedang berbicara.

3. Norma Kesusilaan, merupakan norma yang mengatur hidup manusia yang sumbernya dari hati nurani yang paling dalam, contoh dari norma kesusilaan antara lain:

  • Membantu tunanetra yang sedang berjalan.
  • Membantu nenek yang sedang menyebrang jalan.
  • Membantu meringankan pekerjaan orang tua.
  • Memberikan bantuan kepada orang yang meminta tolong.
  • Memberikan sedekah kepada fakir miskin.

4. Norma Hukum, merupakan aturan sosial yang dibuat oleh lembaga-lembaga yang berwenang. Norma ini bersifat tegas dan memaksa, pelanggaran terhadap norma ini bisa dikenakan denda dan hukuman fisik. Inilah contoh dari norma hukum:

  • Melakukan pencemaran nama baik bisa dikenakan hukuman.
  • Berbuat kerusakan terhadap tempat umum bisa dikenakan hukuman.
  • Melakukan pembunuhan bisa dikenakan hukuman.
  • Melakukan tindakan terorisme bisa dikenakan hukuman.
  • Menerobos jalur busway bisa dikenakan hukuman.

Ciri-ciri Masyarakat Madani, Bagaimana Dengan Indonesia?

Setiap negara tentu memdambakan masyarakatnya menjadi masyarakat yang madani. Masyarakat madani itu sendiri bermakna masyarakat yang beradab yang senantiasa menjungjung tinggi norma-norma yang berlaku dalam masyarakat tersebut serta didukung oleh penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai sebuah negara, Indonesia memiliki karakteristik sebagai negara dengan masyarakat madani, dan inilah ciri-ciri dari masyarakat madani:

DemokratisasiSumber Gambar dari Flickr

1. Adanya ruang yang bebas untuk publik, masyarakat bebas melakukan berbagai aktivitasnya diruang umum seperti berorganisasi, berserikat, berkumpul, berpendapat dan aktivitas-aktivitas lainnya dan tentu harus dibarengi dengan rasa tanggung jawab.

2. Menjungjung tinggi demokratisasi, salah satu ciri dari masyarakat madani adalah adanya demokratisasi mulai dari lingkup keluarga hingga lingkup negara. Demokarasi sudah seharusnya bisa membuat masyarakat lebih bermoral dan beretika dalam bernegara.

3. Adanya sikap saling toleransi dalam masyarakat, meskipun masyarakat suatu negara itu heterogen (berbeda-beda seperti Indonesia) jika dilandasi dengan sikap toleransi antar masyarakat, niscaya negara itu menjadi negara yang aman dan tentram.

4. Pluralisme, merupakan suatu sikap menghargai dan menghormati adanya perbedaan dalam masyarakat suatu negeri. Sikap ini sudah seharusnya dimiliki setiap warga negara Indonesia karena Indonesia adalah negara yang majemuk/heterogen.

5. Menegakkan keadilan sosial, yang dimaksud dengan keadilan sosial disini tidak hanya menyangkut bidang hukum saja, melainkan juga segala aspek kehidupan masyarakat dalam bernegara, seperti ekonomi (kesejahteraan), keamanam (rasa aman), dan lain-lain.

6. Partisipasi sosial, salah satu wujud nyata dari masyarakat madani adalah mengikuti dan turut serta dalam kegiatan sosial bernegara seperti ikut serta dalam pemilu. Sudah seharusnya pastisipasi sosial bersih dari rekayasa dan kepentingan politik praktis.

7. Kekuatan dari hukum, masyarakat madani adalah masyarakat yang beradab yang senantiasa patuh dan taat terhadap hukum yang berlaku. Hukum yang baik akan menciptakan negara yang berkeadilan dan hukum tidak poleh seperti mata pisau.

Nama-nama Rumah Adat Di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang kaya, tidak hanya sumber daya alamnya saja melainkan pula kebudayaannya, salah satunya adalah rumah adat. Rumah adat di Indonesia begitu beranekaragam, setiap provinsi memiliki rumah adat dengan keunikannya masing-masing. Bahkan ada beberapa provinsi yang memiliki rumah adat lebih dari satu jenis. dan inilah nama-nama rumah tradisional di Indonesia yang tersebar dari “Sabang sampai Merauke“.

Rumah Adat Di IndonesiaSumber Gambar dari Flickr

  1. Rumah Adat dari Provinsi Nagroe Aceh Darussalam adalah Rumoh Aceh.
  2. Rumah Adat dari Provinsi Sumatera Utara adalah Balai Batak Toba.
  3. Rumah Adat dari Provinsi Sumatera Barat adalah Rumah Gadang.
  4. Rumah Adat dari Provinsi Riau adalah Rumoh Melayu Selaso Jatuh Kembar.
  5. Rumah Adat dari Provinsi Kepulauan Riau adalah Rumah Belah Bubung.
  6. Rumah Adat dari Provinsi Jambi adalah Rumah Panggung.
  7. Rumah Adat dari Provinsi Bengkulu adalah Rumah Bubungan Lima.
  8. Rumah Adat dari Provinsi Sumatera Selatan adalah Rumah Limas.
  9. Rumah Adat dari Provinsi Bangka Belitung adalah Rumah Rakit.
  10. Rumah Adat dari Provinsi Lampung adalah Rumah Nuwo sesat.
  11. Rumah Adat dari Provinsi DKI Jakarta adalah Rumah Kebaya.
  12. Rumah Adat dari Provinsi Jawa Barat adalah Rumah Kasepuhan
  13. Rumah Adat dari Provinsi Banten adalah Rumah Badui.
  14. Rumah Adat dari Provinsi Jawa tengah adalah Rumah Joglo.
  15. Rumah Adat dari Provinsi DI Yogyakarta adalah Rumah Joglo.
  16. Rumah Adat dari Provinsi Jawa Timur adalah Rumah Joglo.
  17. Rumah Adat dari Provinsi Bali adalah Rumah Gapura Candi Bentar.
  18. Rumah Adat dari Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Rumah Dalam Loka.
  19. Rumah Adat dari Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Rumah Musalaki.
  20. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Barat adalah Rumah Betang.
  21. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Tengah adalah Rumah Betang.
  22. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Selatan adalah Rumah Banjar.
  23. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Timur adalah Rumah Lamin.
  24. Rumah Adat dari Provinsi Kalimantan Utara adalah Rumah Baloy.
  25. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Selatan adalah Rumah Tongkonan.
  26. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Tengah adalah Rumah Souraja.
  27. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Tenggara adalah  Rumah Laikas.
  28. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Barat adalah Rumah Mamuju.
  29. Rumah Adat dari Provinsi Gorontalo adalah Rumah Dulohupa.
  30. Rumah Adat dari Provinsi Sulawesi Utara adalah Rumah Pewaris.
  31. Rumah Adat dari Provinsi Maluku adalah Rumah Baileo.
  32. Rumah Adat dari Provinsi Maluku Utara adalah Rumah Sasadu.
  33. Rumah Adat dari Provinsi Papua adalah Honai.
  34. Rumah Adat dari Provinsi Papua Barat adalah Honai.