Sebutkan 3 Prinsip Persatuan dan Kesatuan

Tulisan ini akan membahas dan menyebutkan mengenai prinsip-prinsip persatuan dan kesatuan yang perlu kita ketahui bersama. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa negara kita tercinta Indonesia dipersatukan dan dikesatukan oleh perjuangan yang tidak mengenal lelah, perjuangan darah dan air mata, perjuangan hingga titik darah penghabisan. Oleh sebab itu hendaklah kita mengetahui prinsip-prinsip persatuan dan kesatuan ini agar bingkai NKRI semakin kokoh dan tidak bercerai-berai, silahkan simak informasinya dibawah ini.

Prinsip Persatuan dan Kesatuan

Prinsip Persatuan dan Kesatuan

Sebutkan 3 Prinsip Persatuan dan Kesatuan

  1. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika
  2. Prinsip Nasionalisme Indonesia
  3. Prinsip Kebebasan yang Bertanggung Jawab
  4. Prinsip Wawasan Nusantara
  5. Prinsip Persatuan Pembangunan dalam Mewujudkan Cita-cita Reformasi

Nah itulah kira-kira informasi mengenai prinsip-prinsip dari persatuan dan kesatuan Indonesia, semoga tulisan singkat tersebut bisa memberikan manfaat kepada para pembaca sekalian yang budiman. Sengaja saya cantumkan 5 prinsip supaya kita mengenal lebih banyak “alasan” kenapa kita harus menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia ini.

Nama-Nama Laut dan Lautan Di Indonesia

Lautan di Indonesia

Ketahuilah bahwa laut atau lautan di Indonesia begitu luas, total luasnya dua kali lipat daripada luas daratannya. Tentu sudah bisa kita bayangkan betapa luasnya lautan dinegara ini, daratannya saja luas apalagi lautannya. Dengan luas lautan yang lebih dari 3 juta kilometer persegi maka Indonesia termasuk negara yang memiliki laut yang luas dan ini merupakan potensi yang luar biasa yang bisa mendatangkan devisa negara, maka kita harus bisa mengoptimalkannya.

Laut atau lautan sendiri didefinisikan sebagai kumpulan air yang memisahkan daratan yang satu dengan daratan yang lain, daratan tersebut bisa berupa daerah, pulau, negara, ataupun benua. Dan dibawah ini adalah nama-nama laut dan lautan di Indonesia, silahkan disimak daftar namanya baik-baik:

  • Laut Arafura, laut ini berada disebelah selatan Kepulauan Aru
  • Laut Banda, laut ini berada disebelah selatan Pulau Seram
  • Laut Flores, laut ini berada disebelah utara Pulau Flores
  • Lautan Indonesia, lautan ini berada disebelah selatan Pulau Sumatra dan Pulau Jawa
  • Laut Jawa, laut ini berada disebelah utara Pulau Jawa
  • Laut Maluku, laut ini berada disebelah barat Pulau Halmahera
  • Laut Sawu, laut ini berada disebelah selatan Pulau Flores
  • Laut Seram, laut ini berada disebelah utara Pulau Seram
  • Laut Sulawesi, laut ini berada disebelah utara Pulau Sulawesi
  • Laut Timor, laut ini berada disebelah timur Pulau Timor

Source : http://sukasosial.blogspot.com/

Pentingnya Fungsi Hutan di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki hutan hujan tropis yang sangat luas. Namun sayangnya kita masih belum bisa menjaga hutan tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga hutan kita semakin hari semakin rusak. Mungkin salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran manusia akan pentingnya fungsi hutan di Indonesia. Dan inilah beberapa fungsi hutan di Indonesia:

Fungsi HutanSumber Gambar dari Flickr

1. Hutan dapat mencegah berbagai macam bencana alam seperti banjir dan longsor. Kedua bencana alam tersebut terjadi karena tanah tak mampu lagi menahan beban air dalam jumlah besar dan itu hanya bisa ditampung oleh hutan yang masih memiliki banyak pohon besar.

2. Hutan juga merupakan tempat penampungan air dalam jumlah yang sangat besar. Air tersebut ditampung didalam akar-akar pohon yang berada didalam hutan. Hutan juga mengatur keseimbangan air dimusim hujan dan juga musim kemarau.

3. Fungsi hutan lainnya adalah dapat menyuburkan tanah. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa hutan memiliki banyak sekali pohon yang berdaun lebat, daun-daun tersebut yang jatuh ketanah bisa menjadi humus yang tentunya dapat menyuburkan tanah disekitarnya.

4. Hutan mempunyai potensi komoditas perdagangan yang begitu luar biasa, kalau saja bisa dikelola dengan baik ini bisa digunakan sebagai sumber pendapatan negara yang sangat besar. Komoditas hutan diantaranya kayu, rotan, karet, getah perca dan masih banyak lagi.

5. Hutan merupakan rumah besar bagi flora dan fauna di Indonesia. Kerusakan hutan bisa menyebabkan kematian bagi flora dan fauna Indonesia, bahkan bisa menyebabkan kepunahan. Untuk itu kita harus bisa menjaga kelestarian ekosistem hutan yang ada di Indonesia.

6. Salah satu fungsi hutan lainnya adalah bisa mengurangi tingkat polusi dan pencemaran udara. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa gas karbon dioksida bisa diserap oleh tumbuhan dalam hutan dan mengeluarkan gas oksigen yang dibutuhkan oleh manusia.

Nama-Nama Rumah Adat di Indonesia Dari Berbagai Daerah

Indonesia adalah negara yang dikenal akan kekayaan budaya, termasuk dalam hal ini adalah kekayaan akan keberagaman rumah adatnya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Setiap provinsi memiliki rumah adatnya masing-masing, bahkan dalam satu provinsi ada dua, tiga, atau lebih rumah adat. Tiap-tiap rumah adat tentu memiliki keunikannya tersendiri yang membedakannya dengan rumah adat dari provinsi lainnya. Dan inilah nama-nama rumah adat di Indonesia:

Rumah AdatSumber Gambar dari Flickr

  1. Rumoh Aceh adalah rumah adat dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.
  2. Rumah Balai Batak Toba adalah rumah adat dari Provinsi Sumatera Utara.
  3. Rumah Gadang adalah rumah adat dari Provinsi Sumatera Barat.
  4. Rumoh Melayu Selaso Jatuh Kembar adalah rumah adat dari Provinsi Riau.
  5. Rumah Belah Bubung adalah rumah adat dari Provinsi Kepulauan Riau.
  6. Rumah Panggung adalah rumah adat dari Provinsi Jambi.
  7. Rumah Bubungan Lima adalah rumah adat dari Provinsi Bengkulu.
  8. Rumah Limas adalah rumah adat dari Provinsi Sumatera Selatan.
  9. Rumah Rakit adalah rumah adat dari Provinsi Bangka Belitung.
  10. Rumah Nuwo Sesat adalah rumah adat dari Provinsi Lampung.
  11. Rumah Kebaya adalah rumah adat dari Provinsi DKI Jakarta.
  12. Rumah Kasepuhan adalah Rumah adat dari Provinsi Jawa Barat.
  13. Rumah Badui adalah rumah adat dari Provinsi Banten.
  14. Rumah Joglo adalah rumah adat dari Provinsi Jawa Tengah.
  15. Rumah Joglo adalah rumah adat dari Provinsi DI Yogyakarta.
  16. Rumah Joglo adalah rumah adat dari Provinsi Jawa Timur.
  17. Rumah Gapura Candi Bentar adalah rumah adat dari Provinsi Bali.
  18. Rumah Dalam Loka adalah rumah adat dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  19. Rumah Musalaki adalah rumah adat dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  20. Rumah Betang adalah rumah adat dari Provinsi Kalimantan Barat.
  21. Rumah Betang adalah rumah adat dari Provinsi Kalimantan Tengah.
  22. Rumah Banjar adalah rumah adat dari Provinsi Kalimantan Selatan.
  23. Rumah Lamin adalah rumah adat dari Provinsi Kalimantan Timur.
  24. Rumah Baloy adalah rumah adat dari Provinsi Kalimantan Utara.
  25. Rumah Tongkonan adalah rumah adat dari Provinsi Sulawesi Selatan.
  26. Rumah Souraja adalah rumah adat dari Provinsi Sulawesi Tengah.
  27. Rumah Laikas adalah rumah adat dari Provinsi Sulawesi Tenggara.
  28. Rumah Mamuju adalah rumah adat dari Provinsi Sulawesi Barat.
  29. Rumah Dulohupa adalah rumah adat dari Provinsi Gorontalo.
  30. Rumah Pewaris adalah rumah adat dari Provinsi Sulawesi Utara.
  31. Rumah Baileo adalah rumah adat dari Provinsi Maluku.
  32. Rumah Sasadu adalah rumah adat dari Provinsi Maluku Utara .
  33. Rumah Honai adalah rumah adat dari Provinsi Papua.
  34. Rumah Honai adalah rumah adat dari Provinsi Papua Barat.

Sumber : http://www.invonesia.com/

Bagaimana Cara Melestarikan Lingkungan Hidup di Indonesia?

Kelestarian lingkungan hidup di Indonesia merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara Indonesia. Lalu, bagaimana cara kita agar bisa berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkupan hidup di Indonesia? Ada banyak cara sederhana yang bisa kita lakukan, adapula cara-cara yang hanya bisa dilakukan pihak-pihak yang memiliki kewenangan seperti Pemerintah. dan inilah cara-cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di Indonesia:

Lingkungan HidupSumber Gambar dari Flickr

1. Menanam Pohon, ini adalah bentuk pelestarian alam yang banyak dilakukan dewasa ini di Indonesia, baik oleh pemerintah, pihak swasta, organisasi-organisasi maupun masyarakat.

2. Bersepeda, selain dapat menyehatkan tubuh bersepeda juga merupakan bentuk cinta terhadap lingkungan alam karena sepeda tidak mengeluarkan gas emis yang berbahaya.

3. Menggunakan Transportasi Publik, ini juga bentuk pro lingkungan karena gas emisi yang dihasilkan transportasi publik lebih sedikit ketimbang kendaraan pribadi.

4. Membuat Regulasi, ini merupakan tanggung jawab pemerintah baik yang berada dipusat maupun daerah. Kebijakan pro lingkungan harus tegas dan bisa diimplemetasikan.

5. Menggunakan Energi Secara Wajar, semakin sedikit kita menggunakan energi listrik semakin sedikit gas emisi yang diterbangkan ke atmosfer, so gunakan listrik dengan wajar.

6. Daur Ulang Sampah, menggunakan produk daur ulang adalah cara kita mencintai lingkungan karena sampah yang tertimbun ditanah dapat merusak kesuburan tanah.

7. Reklamasi Pantai, cara ini dilakukan dengan menanam tanaman bakau disekitar pesisir pantai, ini sangat baik untuk menjaga kelestarian flora dan fauna dipesisir pantai.

8. Membuat Cagar Alam dan Hutan Lindung, ini merupakan cara agar flora dan fauna Indonesia tetep terjaga kelestariannya dilingkungan dan habitatnya masing-masing.

Nama-nama Binatang Langka di Indonesia

Kita patut bersyukur kepada Tuhan YME karena Indonesia memiliki keanekaragaman fauna yang luar biasa. Dari sekian banyak flora yang bertempat tinggal di Indonesia, ada sebagian yang merupakan binatang langka yang dilindungi oleh pemerintah. Hal tersebut dilakukan agar binatang-binatang tersebut tidak punah dan bisa terjaga kelestariannya. Dan inilah daftar sepuluh binatang langka di Indonesia.

Binatang LangkaSumber Gambar dari Flickr

1. Harimau Sumatera, hewan endemik Sumatera ini diperkerikan jumlahnya tidak lebih dari 1000 ekor baik yang hidup dialam bebas maupun yang ada dikebun-kebun binatang.

2. Gajah Sumatera, sungguh memprihatinkan jika kita mengetahui bahwa hewan terbesar diwilayah Indonesia ini jumlahnya tidak lebih dari 3000 ekor.

3. Badak Bercula Satu, hewan yang merupakan icon dari Provinsi Banten ini diperkirakan jumlahnya hanya 50 ekor saja yang hidup di Taman Nasional Ujung Kulon.

4. Jalak Bali, burung cantik endemik Bali ini sudah dikategorikan sebagai binatang langka. Jumlahnya diperkirakan hanya 1000 ekor saja yang hidup dialam liar.

5. Komodo, hewan purba yang hidup disekitaran Taman Nasional Pulau Komodo ini termasuk hewan langka karena jumlahnya tidak lebih dari 3000 ekor.

6. Pesut Mahakam, hewan langka yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia ini diperkirakan hanya berjumlah tidak lebih dari 70 ekor yang ada di Kalimantan.

7. Orang Utan, hewan ini merupakan hewan yang tergolong hampir punah karena jumlah hewan ini semakin menurun setiap tahunnya akibat kebakaran dan alih fungsi hutan.

8. Anoa, hewan unik yang merupakan icon dari Provinsi Sulawesi Tenggara ini diperkirakan jumlahnya sekitar 5000 ekor saja yang ada di Indonesia ini.

9. Babi Rusa, jumlah hewan endemik Sulawesi ini tiap tahunnya menurun. Saat ini jumlah hewan ini diperkirakan tidak lebih dari 200 ekor saja.

10. Burung Cendrawasih, jumlah burung cendrawasih yang hidup dialam bebas setiap tahun semakin sedikit karena banyaknya perburuan liar dan perdagangan bebas.

Pengaruh Globalisasi Terhadap Bangsa Indonesia

Saat ini kita hidup diera globalisasi, dan kita tidak bisa mengelak atas hal itu. Globalisasi itu sendiri memiliki arti sebagai hubungan atau keterkaitan antara individu atau negara yang mendunia tanpa terbatas dengan wilayah. Globalisasi ini dimungkinkan karena dunia yang semakin berkembang seperti perdagangan, investasi dan teknologi. Meskipun demikian globalisasi memiliki dampak positif dan negatifnya tersendiri seperti:

GlobalisasiSumber Gambar dari Flickr

Dampak Positif Globalisasi

1. Memungkinkan untuk ekspor berbagai komoditas dari Indonesia, dengan ini kita bisa meningkatkan devisa negara yang digunakan untuk kesejahteraan Bangsa Indonesia.

2. Membuat perkembangan teknologi semakin cepat, ini sangat berguna sekali untuk mempermudah manusia dalam menyelesaikan berbagai macam aktivitasnya.

3. Membuat akses terhadap informasi dan ilmu pengetahuan semakin mudah, ini bisa membuat orang-orang dinegeri ini menjadi lebih cerdas dan berpengetahuan luas.

4. Menciptakan kesempatan kepada kita untuk mendapatkan tingkat kehidupan yang lebih baik, tentu ini harus diimbangi dengan kecerdasan dan keterampilan yang dimiliki.

5. Beberapa tempat-tempat wisata di Indonesia menjadi terkenal, tidak hanya didalam negeri melainkan juga diluar negeri seperti bali, Lombok, Raja Ampat, Mentawai, dll.

Dampak Negatif Globalisasi

1. Bangsa Indonesia semakin dipengaruhi budaya-budaya barat yang datang dari banyak sumber seperti televisi, internet, dll yang notabene lebih banyak tidak baiknya.

2. Membuat nilai-nilai luhur, identisas, kepribadian dan semangat bangsa semakin luntur seperti gotong-royong, solidaritas, kepedulian, kesetiakawanan sosial.

3. Membuat masyarakat dinegara ini lebih cenderung individualistis (mementingkan dirinya sendiri) terutama untuk orang-orang yang bertempat tinggal diwilayah perkotaan.

4. Masyarakat manjadi lebih hedonisme (mementingkan kehidupan duniawi) dan juga sekulerisme (mengabaikan nilai-nilai agama demi kepentingan dunia).

5. Sedikit demi seditik budaya-budaya asli Indonesia menghilang, ini dikarenakan kita cenderung lebih tertarik kepada kebudayaan barat yang datang ke Indonesia.

Inilah 10 Sungai Paling Panjang di Indonesia

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, sungai merupakan urat nadi kehidupan karena memiliki banyak sekali fungsi antara lain sebagai tempat perdagangan, aliran irigasi, jalur transportasi air, untuk perikanan, dan masih banyak lagi. Negara Indonesia memiliki banyak sungai, baik itu sungai yang alirannya panjang maupun sungai yang alirannya pendek. Dan inilah sepuluh sungai terpanjang di Indonesia:

Sungai KapuasSumber Gambar dari Flickr

1. Sungai Kapuas, dengan panjang aliran sungai yang mencapai 1.178 km sungai ini menyandang title sebagai sungai terpanjang di Indonesia dan juga di Kalimantan.

2. Sungai Mahakam, sungai yang berada diwilayah Kalimantan ini merupakan sungai terpanjang ke-2 di Indonesia dan juga Kalimantan dengan panjang mencapai 920 km.

3. Sungai Barito, sama seperti sungai Kapuas dan Mahakam, sungai Barito juga terletak di Kalimantan. Sungai terpanjang ke-3 di Indonesia ini memiliki panjang aliran 909 km.

4. Sungai Batanghari, panjang sungai ini diperkirakan mencapai 800 km dan menjadikan sungai ini menjadi sungai terpanjang di Sumatera dan ke-4 di Indonesia.

5. Sungai Musi, Sungai dengan panjang mencapai 750 km ini merupakan sungai terpanjang ke-5 di Indonesia. Sungai Musi merupakan ikon dari Kota Palembang, Sumatera Selatan.

6. Sungai Membramo, sungai yang disebut-sebut dengan Amazon-nya Indonesia ini terletak dipedalaman Papua merupakan sungai terpanjang ke-6 di Indonesia (670 km).

7. Sungai Bengawan Solo, sungai yang menjadi ikon Kota Solo ini merupakan sungai terpanjang di Jawa dan ke-7 di Indonesia dengan panjang aliran sungai 548,53 km.

8. Sungai Digul, seperti halnya Sungai Membramo, sungai ini juga terletak dipedalaman Papua. Sungai terpanjang ke-8 di Indonesia ini memiliki panjang aliran 546 km.

9. Sungai Indragiri, sungai yang mengalirkan airnya hingga ke Laut Cina Selatan ini memiliki panjang hingga 500 km yang menjadikannya sunga terpanjang ke-9 di Indonesia.

10. Sungai Kahayan, merupakan sungai terpanjang ke-10 di Indonesia yang terletak di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Sungai ini bermuara kewilayah selatan, yaitu Laut Jawa.

Contoh Dari Norma-norma Dalam Masyarakat Indonesia

Dalam suatu masyarakat tentu berlaku suatu peraturan-peraturan yang mengikat baik secara tertulis maupun tidak, peraturan-peraturan tersebut yang disebut dengan norma-norma. Umumnya didalam masyarakat Indonesia terdapat lima norma yang berlaku, yaitu norma agama, norma kesopanan, norma kesusilaan, dan norma hukum. Dan inilah beberapa contoh dari norma-norma yang berlaku dalam masyarakat Indonesia.

Norma HukumSumber Gambar dari Flickr

1. Norma agama, merupakan norma yang berdasarkan atas ajaran agama yang sumbernya langsung dari Tuhan YME. Norma ini sifatnya mutlak yang mengikat setiap penganut agama. Contoh dari norma agama antara lain:

  • Percaya dan yakin adanya Tuhan YME.
  • Menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.
  • Berdoa dan beribadah kepada Tuhan YME.
  • Percaya akan takdir yang diberikan kepada kita selalu baik.
  • Bersikap jujur dengan berkata sebenar-benarnya.

2. Norma kesopanan, merupakan peraturan yang berlaku umum didalam suatu masyarakat tertentu. jika melakukan pelanggaran terhadap norma kesopanan ini, maka seseorang akan mendapatkan hukuman berupa dikucilkan dari masyarakat, contohnya adalah

  • Menghormati kepada orang yang lebih tua.
  • Menghargai kepada orang yang lebih muda.
  • Berbicara lemah lembut kepada orang yang lebih tua.
  • Mendengarkan nasihat orang tua.
  • Tidak menyela ketika orang lain sedang berbicara.

3. Norma Kesusilaan, merupakan norma yang mengatur hidup manusia yang sumbernya dari hati nurani yang paling dalam, contoh dari norma kesusilaan antara lain:

  • Membantu tunanetra yang sedang berjalan.
  • Membantu nenek yang sedang menyebrang jalan.
  • Membantu meringankan pekerjaan orang tua.
  • Memberikan bantuan kepada orang yang meminta tolong.
  • Memberikan sedekah kepada fakir miskin.

4. Norma Hukum, merupakan aturan sosial yang dibuat oleh lembaga-lembaga yang berwenang. Norma ini bersifat tegas dan memaksa, pelanggaran terhadap norma ini bisa dikenakan denda dan hukuman fisik. Inilah contoh dari norma hukum:

  • Melakukan pencemaran nama baik bisa dikenakan hukuman.
  • Berbuat kerusakan terhadap tempat umum bisa dikenakan hukuman.
  • Melakukan pembunuhan bisa dikenakan hukuman.
  • Melakukan tindakan terorisme bisa dikenakan hukuman.
  • Menerobos jalur busway bisa dikenakan hukuman.

Ciri-ciri Masyarakat Madani, Bagaimana Dengan Indonesia?

Setiap negara tentu memdambakan masyarakatnya menjadi masyarakat yang madani. Masyarakat madani itu sendiri bermakna masyarakat yang beradab yang senantiasa menjungjung tinggi norma-norma yang berlaku dalam masyarakat tersebut serta didukung oleh penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai sebuah negara, Indonesia memiliki karakteristik sebagai negara dengan masyarakat madani, dan inilah ciri-ciri dari masyarakat madani:

DemokratisasiSumber Gambar dari Flickr

1. Adanya ruang yang bebas untuk publik, masyarakat bebas melakukan berbagai aktivitasnya diruang umum seperti berorganisasi, berserikat, berkumpul, berpendapat dan aktivitas-aktivitas lainnya dan tentu harus dibarengi dengan rasa tanggung jawab.

2. Menjungjung tinggi demokratisasi, salah satu ciri dari masyarakat madani adalah adanya demokratisasi mulai dari lingkup keluarga hingga lingkup negara. Demokarasi sudah seharusnya bisa membuat masyarakat lebih bermoral dan beretika dalam bernegara.

3. Adanya sikap saling toleransi dalam masyarakat, meskipun masyarakat suatu negara itu heterogen (berbeda-beda seperti Indonesia) jika dilandasi dengan sikap toleransi antar masyarakat, niscaya negara itu menjadi negara yang aman dan tentram.

4. Pluralisme, merupakan suatu sikap menghargai dan menghormati adanya perbedaan dalam masyarakat suatu negeri. Sikap ini sudah seharusnya dimiliki setiap warga negara Indonesia karena Indonesia adalah negara yang majemuk/heterogen.

5. Menegakkan keadilan sosial, yang dimaksud dengan keadilan sosial disini tidak hanya menyangkut bidang hukum saja, melainkan juga segala aspek kehidupan masyarakat dalam bernegara, seperti ekonomi (kesejahteraan), keamanam (rasa aman), dan lain-lain.

6. Partisipasi sosial, salah satu wujud nyata dari masyarakat madani adalah mengikuti dan turut serta dalam kegiatan sosial bernegara seperti ikut serta dalam pemilu. Sudah seharusnya pastisipasi sosial bersih dari rekayasa dan kepentingan politik praktis.

7. Kekuatan dari hukum, masyarakat madani adalah masyarakat yang beradab yang senantiasa patuh dan taat terhadap hukum yang berlaku. Hukum yang baik akan menciptakan negara yang berkeadilan dan hukum tidak poleh seperti mata pisau.